Pedagang Daging di Pasuruan Mengeluh Pasokan Sapi Potong Turun 60%

Home/Peristiwa/Berita/Pedagang Daging di Pasuruan Mengeluh Pasokan Sapi Potong Turun 60%

Para jagal di Pasuruan mengeluhkan berkurangnya pasokan sapi potong di pasar-pasar tradisional. Pasokan sapi diklaim berkurang hingga 60%.

“Kondisi ini dimulai setelah Hari Raya Idul Adha. Terus berkurang sampai saat ini. Hingga 60 persen,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Pasuruan Raya, Muhammad Habibi, Senin (7/10/2019).

Habibi mengatakan berkurangnya pasokan sapi potong ini terjadi di semua pasar hewan. Seperti di Pasar Hewan Sukorejo, Wonorejo, Pandaan hingga Tutur.

“Kamis peternak menjual sapi ke Pasar Hewan Sukorejo, Selasa ke Wonorejo, Senin dan Sabtu ke Pandaan, Rabu dan Minggu Nongkojajar (Tutur). Sekarang berkurang semua yang jual,” terang Habibi.

Kondisi tersebut, kata Habibi, disebabkan banyak peternak sapi yang sudah berhenti beternak. Sebabnya karena bibit sapi terlalu mahal.

“Bibitnya mahal. Bisa mencapai Rp 15 juta. Tidak sebanding dengan biaya perawatan dan tenaga. Karena itu warga yang biasanya beternak berhenti, atau mengurangi hewan ternaknya,” terang Habibi.

Sumber:
detik.com – 

Berita lain:
Kementerian Pertanian Godok Revisi Aturan Importasi Sapi – 
Kaltim Kedatangan Dua Ribu Ekor Sapi Australia – 
Disnak Keswan Situbondo Olah Limbah Hewan Jadi Rupiah – 

By | 2019-10-09T11:03:50+00:00 October 9th, 2019|Berita, Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment