Rata-rata Pertumbuhan Populasi Sapi Indonesia 3,7 Persen Per Tahun

Home/Peristiwa/Rata-rata Pertumbuhan Populasi Sapi Indonesia 3,7 Persen Per Tahun

 

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro belum lama ini menggelar kunjungan kerja bersama Anggota Komisi XI DPR RI ke Kota dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

“Salah satu fokus pembangunan ekonomi kita dalam lima tahun ke depan adalah pangan. Kita akan mendorong produksi bahan pangan beragam untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein masyarakat, termasuk di dalamnya produksi daging berbasis peternakan rakyat. Selain itu, kita juga harus meningkatkan nilai tambah dan investasi di sektor pertanian, sehingga pertumbuhan PDB pertanian dalam kurun waktu 2020-2024 dapat mencapai 3,87-3,93 persen,” jelasnya.

Rata-rata pertumbuhan populasi sapi nasional pada 2014-2018 mencapai 3,7 persen per tahun. Dilihat per provinsi, populasi sapi terbanyak berada di Jawa Timur, yaitu sekitar 4,65 juta atau 27 persen dari total populasi sapi Indonesia.

Hal ini berbanding lurus dengan daging sapi terbanyak juga diproduksi Jawa Timur, dengan Probolinggo sebagai salah satu kabupaten yang memiliki peternak dan ternak sapi terbanyak. Masuk dalam lokasi pengembangan kawasan peternakan di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo telah memenuhi empat kriteria, yaitu: populasi memenuhi skala ekonomi kawasan, potensi pakan, bebas penyakit menular, serta dukungan kelembagaan reproduksi dan kesmavet.

Melihat potensi populasi ternak dan produksi daging sapi yang cukup besar di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dan daerah lainnya, Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan Pemerintah Australia melalui program Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture (PRISMA) yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatanproduktivitas, akses pasar, dan inovasi.

Target program PRISMA ini adalah meningkatkan pendapatan satu juta rumah tangga pertanian kecil pada akhir 2023 yang tidak hanya fokus diProvinsi Jawa Timur, tetapi juga diProvinsi Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua.

Sumber: suaramerdeka.com –

Berita lain:
Apa Manfaat IA-CEPA Bagi Industri Makanan & Minuman RI? – www.cnbcindonesia.com 
Indonesia adalah membuka keran impor produk dari India – neraca.co.id 
Waspada Daging Bulog Palsu – bengkuluekspress.com

By | 2019-04-01T09:43:24+00:00 March 28th, 2019|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment