Kades di Malang Sukses Berkat Peternakan Sapi

Home/Peristiwa/Berita/Kades di Malang Sukses Berkat Peternakan Sapi

Peluang usaha ternak sapi di Malang Raya masih sangat menjanjikan. Kegiatan ini pun, diperkirakan mampu menaikkan taraf kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat. Prospek beternak sapi pun cukup cerah.

Usaha ternak sapi bisa menjadi salah satu pilihan alternatif untuk pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Malang.

“Sehingga, secara tidak langsung juga akan mendonkrak pertumbuhan ekonomi mikro masyarakat,” terang Mohammad Iksan, Pendiri Padepokan Cinta Tanah Air di Malang, Rabu (6/2/2019).

Diketahui bahwa populasi pertumbuhan ternak sapi di Kabupaten Malang cukup tinggi. Peternak sapi di tempat ini, telah berkontribusi terhadap percepatan populasi sapi di Jawa Timur. Hal itu menjadikan ketersediaan kebutuhan daging sapi sebagai salah satu komponen suplay gizi masyarakat, terpenuhi.

Sementara itu, Mohamad Sueb, Peternak Sapi di Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji yang telah menekuni bisnis ternak sapi sejak usia lajang menjelaskan, bisnis ternak sapi sangat menjanjikan.

“Namun harus di kerjakan dengan serius, tekun dan diperlukan juga manajemen yang tepat terutama dalam melihat segmen kebutuhan pasar terkait kebutuhan daging sapi,” urai Sueb.

Ditengah kesibukannya sebagai Kepada Desa Jatisari, Sueb masih meluangkan waktunya mengurus sendiri peternakan sapi warisan ayah kandungnya. Dari peternakan sapi itulah, Sueb mampu mengantarkan Desa Jatisari menjadi desa teladan, maju daj memenangi perlombaan tingkat daerah dari berternak sapi.

Kata Sueb, saat bulan Januari lalu, sempa melakukan studi pasar ke Jakarta. Dimana kebutuhan daging di Jakarta cukup tinggi. “Hanya saja pemenuhan kebutuhan daging sapi nampaknya banyak dicukupi oleh daging sapi dari luar. Bisa jadi memang kualitas sapi luar memang masih lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan intervensi pemerintah untuk memberdayakan peternak sapi lokal, memberikan pelatihan, fasilitasi program dan lain sebagainya. Sehingga peternak sapu lokal dapat bersaing dengan pasar dari luar,” papar Sueb.

Sueb menambahkan, siap berkolaborasi dan mendukung upaya Pemkab Malang jika ada program-program terkait pemberdayaan peternak sapi. Baik yang terkait dengan pelatihan, fasilitasi pembiaayaan, hingga pembinaan akses pasar.

Sumber: dikutip dari beritajatim.com

Berita lain
NTT Targetkan 69 Ribu Pengiriman Sapi Antarpulau – rilis.id
Jumlahnya Terus Turun, SiWAB Digelar Untuk Pertahankan Populasi Sapi bali – balipost.com

By | 2019-02-08T10:25:40+00:00 February 6th, 2019|Berita|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment