Daging Impor “Tekan” Peternak Sapi

Home/Peristiwa/Daging Impor “Tekan” Peternak Sapi

Rochadi Tawaf, Anggota Perhimpunan Ilmuan Sosial Ekonomi Peternakan Indonesia melalui media online (sumber) dalam artikel yang berjudul “Harga Enceran Tekan Peternak”, Rabu (26/4) menyatakan bahwa ketentuan tentang harga enceran tertinggi tepat untuk mengendalikan harga sekaligus melindungi konsumen. Namun, prosesnya justru menekan harga jual sapi lokal karena daging impor merambah pasar tradisional.

Tekanan yang dialami oleh peternak sapi akibat impor daging juga diakui oleh Teguh Boediyana, Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia. Melalui sumber yang sama, Teguh menyatakan bahwa peternak lokal tidak berdaya dalam situasi serbuan daging impor. “Mereka berharap pemerintah menekan impor tersebut dan meningkatkan insentif kepada peternak lokal untuk mengembangkan usaha,” ungkapnya yang dikutip dari sumber.

Sumber: pressreader.com

Baca juga:

“Kalau ingin statement saya tentang impor, maka statement saya bahwa daging dari india akan terus berjalan. Sudah ada 1.000 ton,” ujar Enggar, Selasa (25/4) – lampost.co

Stok Daging Kerbau Impor Ditambah Menjelang Puasa – tribunnews.com

Mendag: Daging Beku Dijual Rp 80 Ribu per Kg di Seluruh Indonesia – liputan6.com

Menteri PerdaganganEnggartiasto Lukita menyalahkan kegemaran masyarakat mengonsumsi daging segar sehingga harus membayar mahal untuk mendapatkannya – merdeka.com

Biasanya kan dari India, sekarang kita sedang menjajaki ke Spanyol. Karena kualitas dagingnya juga tak kalah bagus,” kata Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Djarot Kusumayakti di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017) – suara.com

By | 2017-04-26T05:11:17+00:00 April 26th, 2017|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment