Daging Impor Masuk Pasar, Jagal Gulung Tikar

Home/Peristiwa/Daging Impor Masuk Pasar, Jagal Gulung Tikar

Humas Paguyuban Pemotongan Sapi dan Kerbau Cirebon, Mantri Yudi Lumanhakim kecewa dengan pemerintah yang membebaskan penjualan daging impor ke pasaran tradisional dan daging impor dari India. Hal ini disampaikannya memalui media online (sumber) dalam artikel yang berjudul “Daging Impor Dijual Bebas di Pasar Tradisional, Banyak Jagal Gulung Tikar”, Kamis (20/4).

Ia menyatakan bahwa sekarang sudah bebas dijual di pasaran. Aturannya sih dagingnya harus beku di freezer, tapi lihat kenyataannya. Apa sebagian pedagag pasar tradisional punya freezer dan freezer-nya dibawa-bawa ke pasar. Kebanyakannya kan dagingnya sudah cair dan membiru.

Menurutnya keadaan ini menyebabkan anggota Paguyuban Jagal di Cirebon banyak yang gulung tikar. Sebagai contoh, jagal di Desa Battembat, Kecamatan Tengahtani, yang awalnya ada sekitar 30, kini tinggal 15 jagal. “Kebijakan itu memberikan dampak kelesuan bagi jagal.

Lebih dari 50 persen kita mengalami gulung tikar, karena kalah saing,” tegasnya dikutip dari sumber.

Ia juga menilai impor daging dari India kurang tepat. “Pemerintah Indonesia yang menyuplai dan mendistribusikan daging impor dari India dinilai keliru. Karena selain belum lulus dari penyakit mulut dan kuku (PMK), impor daging sapi juga dinilai sangat menyengsarakan para peternak di Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, lebih baik yang dibanyakin impor itu sapi bakalan (anakan) karena kita lebih dapat untung karena para peternak memelihara dulu sebelum dijual,” ujar Yudi.

Sumber radarcirebon.com

Baca juga

Daging Sapi Segar Langka di Tanjungpinang – metrotvnews.com

Bulog Yogyakarta Siap Serap Lima Ton Daging – rilis.id

Daerah Menolak Daging Kerbau Impor – gapuspindo.org

Dubes India: Menguntungkan Eksportir Dan Konsumen – gapuspindo.org

 

By | 2017-04-21T03:02:05+00:00 April 21st, 2017|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment