CPC Kirim Sapi Untuk 2017

Home/Peristiwa/CPC Kirim Sapi Untuk 2017

Consolidated Postoral Company (CPC) yang merupakan perusahaan peternakan sapi di Australia mulai mengirim sapi ke Indonesia untuk penuhi kebutuhan tahun 2017.

Hal ini dirilis oleh media online dalam artikel yagn berjudul “Sapi Australia Mulai Dikirim ke Indonesia Untuk Kebutuhan 2017” Senin (30/1).

Dikutip dari media ini bahwa sapi telah dikirim dari Townsville menuju lokasi penggemukan sapi milik CPC di Lampung pekan lalu sebanyak 1.200 ekor. Troy Setter selaku CEO CPC menyatakan ini merupakan awal yang baik untuk perusahaannya baik di Australia maupun 2 lokasi penggemukan sapi mereka di Indonesia.

Selain proses aplikasi secara online yang berjalan dengan baik, Setter dalam artikel ini juga menyoroti tentang ketentuan spesifikasi berat badan sapi yang bisa masuk ke Indonesia.

Ia menyambut baik upaya menaikan ketentuan ukuran berat dari 350 kilogram menjadi 450 kilogram. “Ada pembicaraan mengenai perluasan spesifikasi ternak sapi yang bisa masuk ke Indonesia, yang tentunya kami anggap sangat positif,” ungkapnya dikutip dari tribunews.com

Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh Setter tentang ketentuan pemerintah Indonesia tentang rasio impor sapi bakalan dan sapi indukan (5:1). Menurutnya, ini merupakan tantangan bagi CPC dan peternakan penggemukannya di Sumatera. “Sangat mahal untuk memelihara sapi pembibitan di peternakan penggemukan. Tidak begitu ekonomis,” katanya yang dikutip dari media online.

Ia juga menyampaikan bahwa spesifikasi sapi pembibitan sangat ketat dan membatasi jumlah sapi pembibitan di Australia yang bisa dikirim ke Indonesia.

Sumber: tribunnews.com

Baca juga
KPK Dalami Kartel Daging Impor
Dari Omongan Bos Daging Muncul Kata Bulog, Itu Juga Fokus KPK
Ekonomi Riau Diprediksi Tumbuh 3-4 Persen
TERPOPULER: Penyakit Bikin Daging Sapi Enggak Laku
Ironi Negeri Agraris dan Upaya Mereduksi Risiko Kredit Pangan
Naahh, Ini Untungnya Desa dengan Program Satu Juta Sapi

By | 2017-01-30T02:11:39+00:00 January 30th, 2017|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment