Sulit Mendapatkan Sapi Betina Di Australia

Home/Peristiwa/Sulit Mendapatkan Sapi Betina Di Australia

Sapi betina produktif di Australia Utara sulit untuk diekspor karena curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ashley James, Frontier International yang dirilis oleh media online dalam artikel yang berjudul “Inilah Isu Utama Ekspor Sapi Australia 2017”, Rabu (25/1).

Menurutnya, Frontier saat ini sulit untuk memenuhi permintaan sapi betina yang hanya sebanyak 300 ekor. “Menemukan sapi betina ternyata lebih sulit dari yang diperkirakan,” ungkapnya. Berdasarkan informasi yang dirilis media ini bahwa Frontier telah mengapalkan sapi sebanyak 3.700 ekor pada Desember 2016.

Kesulitan ini juga disampaikan oleh Tom Stockwell dari NTCA (Northern Territory Cattlemen’s Association). Menurutnya, sebagian besar peternak lebih tertarik menyimpan ternaknya di dalam kandang saat musim hujan ini. “Saat bersamaan jumlah ternak di Asutralia menurun,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Stockwell juga menyoroti tentang daging kerbau yang terjadi saat ini di Indonesia. Ia menyatakan tidak mungkin untuk bisa bersaing dengan daging kerbau beku. “Kita tidak bisa bersaing harga dengan daging kerbau beku,” ungkapnya. Namun, lanjutnya, ini daging segar produk yang sangat bagus dan diproduksi di Australia dan di feedlot di Indonesia.

Bicara harga, saat ini harga ternak ekspor sekitar 3,75 dollar perkilo di Darwin.

Sumber: informasi lebih lengkap silahkan klik metrotvnews.com

Baca juga
Soal Daging India,Tiga Instansi Punya Pendapat Berbeda
Padagang Daging Hentikan Pasokan Sapi dari Kulonprogo dan Sleman
Pedagang Perlu Bawa Surat Keterangan Kesehatan Daging dari RPH
Ini kata pengusaha soal swasembada daging sapi

By | 2017-01-26T02:39:08+00:00 January 26th, 2017|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment