Australia Buka Bisnis Ternak Sapi di Indonesia

Home/Peristiwa/Australia Buka Bisnis Ternak Sapi di Indonesia

Sambangi negeri kanguru, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita tawarkan investasi sapi kepada Menteri Perdagangan, Pariwisata dan Investasi, Australia, Steven Ciobo.

Dalam kunjungannya bersama dengan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong, Mendag Enggar mengaku mendiskusikan secara bilateral mengenai sapi.

“Beliau (Ciobo) minta penjelasan mengenai kebijakan impor indukan dan impor bakalan (rasio) 1:5 dan 1:10 untuk koperasi dan kapan itu diaudit,” kata Mendag Enggar di Kementerian Perdagangan, Jumat (13/11/2016).

Mendag bilang mereka takut kalau harus melakukannya per shipment karena tidak memungkinkan. Mendag pun menjelaskan kalau hal itu tidak akan terjadi, sebab, impor 1:5 dan 1:10 akan berjalan dalam jangka waktu satu tahun. “Saya bilang dalam satu tahun dan diaudit tahun 2018,” ujarnya.

Lalu, Ciobo, menerangkan bahwa melakukan breeding tidaklah mudah. Dan Mendag Enggar pun memahami,untuk itu diberikan waktu sampai tahun 2018.
Bahkan, pihak Ciobo, sempat menawarkan kalau breeding dilakukan di Australia saja. Namun, Mendag Enggar mengelak dengan mengatakan kalau tanah di Indonesia juga luas sehingga memungkinkan untuk breeding. “Saya bilang dilakukan dua-duanya. Saya ajak dia investasi di sini,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong, menyampaikan antusiasme pemerintah Australia untuk menjajaki beberapa wilayah perkembangbiakan sapi di Indonesia, salah satunya Nusa Tenggara Timur.

Selain perkembangbiakan sapi, kedua pihak juga akan eksplorasi lebih jauh untuk mengadakan kerjasama di komoditi lain, seperti gula.

“Australia ingin kerja sama ini tidak sebatas pada impor sapi saja, tapi juga bisa merambah ke sektor penanaman modal terutama untuk pengembangbiakan sapi di Indonesia, sehingga selain meningkatnya investasi, secara signifikan kita dapat mengurangi permasalahan stok daging sapi dalam negeri,” jelas Tom.

Sumber: inilah.com

Baca juga
Peternak Sapi Tuban Ingin Pasok Daging Sapi ke Jakarta, tapi…
Daging Kerbau Impor, Bulog Yogya: Warga Belum Butuh
Inilah Alasan RI Impor Sapi dari Amerika Latin
Peternak Keluhkan Mata Rantai Tata Niaga Sapi Terlalu Panjang

By | 2017-05-09T07:49:53+00:00 November 14th, 2016|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment