Kirim 2 Ribu Sapi Per Bulan

Home/Peristiwa/Kirim 2 Ribu Sapi Per Bulan

Pengoperasian Tol Laut untuk hasil ternak sapi diakui terus membaik seiring pengoperasian sejak Februari 2016 lalu. Pada pengiriman ke 20, kapasitas kapal pengirim ternak dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mencapai maksimal. PT Pelni pun mengaku siap jika pemerintah memutuskan untuk menambah satu lagi armada tol laut.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT Pelni Akhmad Sujadi mengatakan, Kapal ternak Tol Laut Camara Nusantara 1 yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, kemarin mengangkut 500 ekor sapi. Itu memang merupakan kapasitas penuh dari satu kapal ternak. Semua muatan tersebut diakui diperuntukan murni untuk kebutuhan Jakarta.

’’Muatan kali ini semua sapi untuk mensuplai DKI Jakarta. Tidak ada yang dibongkar di Surabaya ataupun Cirebon,’’ ungkapnya di Jakarta kemarin (30/10).

Kapal tersebut diakui memang berlayar secara reguler dan menempuh perjalanan lima hari masing-masing pulang dan pergi. Karena itu, jadwal kedatangan sapi di Jakarta rata-rata sebulan dua kali. ’’Setelah bongkar sapi, kapal biasanya singgah di Cirebon untuk mengisi BBM, air tawar dan pakan ternak sebelum kembali ke NTT,’’ terangnya.

Sejak dioperasikan Pelni, Camara Nusantara 1 sudah 20 kali berlayar dengan muatan 10 ribu ekor lebih sapi untuk DKI, Cirebon dan sebagian Surabaya. Memang, sebagian besar untuk memasok kebutuhan daging di DKI Jakarta. Hal itu untuk memang tujuan awal dari tol laut yakni membuka akses daging lokal ke ibu kota.

’’Sebelum ada tol laut kan pasokan sapi NTT tidak bisa sampai ke Jakarta. Alhasil, pasokan daging sapi di Jakarta sering rawan karena kebijakan impor,’’ terangnya.

Meski baru dioperasikan 1 kapal ternak, dampak program ini sudah terasa. Pasokan daging ibu kota menjadi lebih stabil dan peternak sapi di NTT juga bisa menghemat ongkos kirim. ’’Mereka senang karena kondisi ternaknya tetap sehat dengan bobotnya tidak susut dengan kapal khusus untuk ternak,’’ terangnya.

Potensi ini, lanjut dia, diakui bisa dikembangkan. Hal tersebut, lanjut dia, sebenarnya sesuai dengan inisiatif pemerintah yang berniat menambah armada kapal ternak tol laut. Akhmad pun mengaku PT Pelni siap mengoperasikan tambahan tersebut. ’’Kalau dari NTT sendiri sepertinya per pengiriman seribu ekor sapi masih sanggup. Artinya 2 ribu ekor sapi per bulan,’’ ungkapnya.

Sumber: sumeks.co.id

Baca juga:

Jaga Stok Sapi Hingga Akhir Tahun, Kemendag Keluarkan Izin Impor Kuartal ke-3

Pengamat: Pemerintah Perlu Melakukan Langkah Sosialisai Permentan No.49

Harga pangan semakin tak terkendali

Bagaimana Kondisi Ekonomi di 2017? Ini Proyeksi JK

Harga daging sapi naik

By | 2017-05-09T07:49:55+00:00 October 31st, 2016|Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment