4 Perusahaan Impor Sapi dari Meksiko

Home/Peristiwa/Kebijakan Pemerintah/4 Perusahaan Impor Sapi dari Meksiko

Empat perusahaan peternakan dalam negeri akan segera merealisasikan impor sapi bakalan dan indukan dari Meksiko. Realisasi impor sapi dari Meksiko itu merupakan pertama kalinya dilakukan Indonesia karena selama ini hanya bergantung kepada Australia. Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengatakan, dari keempat perusahaan itu, sudah ada pengajuan untuk memasukkan total 35.000 sapi bakalan dan sapi indukan dari empat perusahaan tersebut.

“Soal jumlahnya, sebenarnya ini kami masih menampung pengusaha yang mengajukan, sudah ada empat perusahaan. Untuk coun try approval sudah ditandatangani Pak Menteri minggu lalu,” ujarnya kepada Bisnis , Rabu (7/9).

Dokumen country approval yaitu surat khusus yang ditanda – tangani oleh Menteri Pertanian sebagai tanda bahwa Indonesia dapat mulai mengimpor daging atau sapi dari negara baru untuk per tama kalinya. Keempat perusahaan yang dalam waktu dekat akan mengimpor sapi dari Meksiko yaitu PT Sumatera Mexindo Bersama (SMB), PT Brahman Farm, PT Agro Menara Rahmat (anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk.), dan PT Santosa Agrindo (anak usaha PT Japfa Comfeed Tbk.).

Dari keempat perusahaan tersebut, telah ada pengajuan rekomendasi impor ke Kementerian Pertanian sebanyak 11.500 sapi indukan dan 18.500 sapi bakalan. Santori belum memberikan kepastian volume impor sapi indukan dan bakalan dari Meksiko. Ketut menyampaikan, pemerintah masih mempertimbangkan penambahan kuota impor sapi bakalan tahun ini menyusul dibuka nya negara asal impor yang baru yaitu Meksiko.

Pemerintah telah memberikan kuota impor sapi pada tahun ini 600.000 ekor. “Sepertinya akan termasuk ke dalam 150.000 ekor yang akan kami impor pada periode akhir ta hun ini. Namun, saya belum mendapat kepastian dari Pak Menteri soal apakah nanti akan ada penambahan kuota lagi,” jelas Ketut.

Beberapa sumber menyebutkan, populasi sapi di Meksiko mencapai 30 juta ekor. Negara itu termasuk pada jajaran sepuluh besar negara pengekspor sapi di dunia dan tidak memiliki sejarah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

SELISIH HARGA

Head of Breeding PT Santori Dayan Antoni menyampaikan, pihaknya belum dapat memastikan apakah harga yang ditawarkan oleh Meksiko dapat bersaing dengan
sapi asal Australia, mengingat secara geografis, letak negara itu cukup jauh dari Indonesia. “Kami belum bisa berkomentar banyak, tetapi pada prinsipnya sangat mendukung dibukanya sumber-sumber negara baru sebagai alternatif selain dari Australia,” kata Dayan saat dihubungi Bisnis .

Sekretaris Jenderal Masyarakat Agribisnis Indonesia (MAI) Maxdeyul Sola mengatakan, dengan dibukanya sumber impor sapi dari negara lain, diharapkan harga sapi bakalan semakin kompetitif. Menurutnya, Meksiko memi- liki populasi sapi Brahman murni yang cukup besar dan mengek- spor hampir 1 juta ekor sapi ke Amerika Serikat setiap tahun.

Sola menjelaskan, sapi Meksiko pun sangat sehat karena bebas dari delapan penyakit utama he wan ternak. Bahkan Australia belum mampu menandingi faktor higienis tersebut. “Untuk sisa tahun ini Meksiko bisa ekspor masing-masing 200.000 ekor sapi indukan dan sapi bakalan. Sekarang beberapa perusahaan penggemukan sapi sudah mengajukan untuk impor dari Meksiko.” MAI merupakan pihak yang membantu pemerintah membuka rantai dagang baru dari Meksiko. Sola menuturkan, dari per temuan MAI terakhir dengan Menteri Perdagangan Enggartiato Lukita menjanjikan akan membebaskan kuota impor sapi bakal an dengan syarat pengusaha ikut meng imporsapi indukan.

Menurutnya, kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan penggemukan sapi mengimpor indukan dapat mempermudah rencana swasembada daging di Tanah Air. Saat ini, MAI pun tengah mengurus administrasi rumah potong hewan (RPH) di Meksiko sehingga kelak Indonesia bis mengimpor daging dari negara itu

Sumber: bisnis.com

Baca juga:
Ini Alasan Pemerintah Mengimpor Sapi dari Meksiko

Keputusan Menteri Pertanian nomor 5503/Kpts/HK.150/F/09/2016 TEntang Penetapan farm unutk pemasukan ternak ruminansia besar dari negara meksiko ke Indonesai
Keputusan Menteri Pertanian nomor 554/Kpts/PK.130/8/2016 tentang penetapan negara meksiko sebagai negara asal pemasukan ternak ruminansia besar ke Indonesai

By | 2017-05-09T07:50:00+00:00 September 8th, 2016|Kebijakan Pemerintah, Peristiwa|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment